Berjuang Bersama Gerindra dan Prabowo Subianto

Mengamalkan TRIDHARMA Kader Partai Gerindra : Berasal Dari Rakyat, Berjuang Untuk Rakyat, Berkorban Untuk Rakyat.

Heri Gunawan Seminar Nasional

Tantangan dan Peluang Bisnis bagi Generasi Milenial.

Jalan Santai

JHeri Gunawan Apresiasi Peluncuran Program Pemuda Pelopor Desa di Sukabumi

Kunjungan Ketua Umum GERINDRA

Prabowo Subianto Melakukan Kunjungan ke Sukabumi

Bantuan Hand Traktor

Heri Gunawan Memfasilitasi Bantuan 30 Unit Traktor Untuk Gapoktan di Kabupaten Sukabumi Pada Tahun 2015

Kunjungan Kerja BKSAP DPR RI Ke Australia

Heri Gunawan Sebagai Anggota BKSAP DPR RI saat berkunjung dan berdialog dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Australia

Hergun Lanjutkan Program “Merajut Tali Silaturahmi, Menggapai Ridho Ilahi” di Ponpes Rawasyibyan Cidadap

 

Anggota DPR RI, Heri Gunawan, kembali melanjutkan kegiatan sosial dan keagamaan melalui program “Merajut Tali Silaturahmi, Menggapai Ridho Ilahi”. Memasuki hari ketiga pelaksanaan, kegiatan tersebut digelar di Kampung Cikondang, Desa/Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Pondok Pesantren (Ponpes) Rawasyibyan.

Ketua DPP Partai Gerindra ini hadir didampingi istri tercinta, Ny. Kartini Gunawan, bersama sejumlah kader dan relawan. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh pimpinan ponpes, para santri, serta masyarakat sekitar yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, juga digelar doa bersama dan pengajian yang diikuti oleh para santri dan masyarakat sebagai wujud rasa syukur serta ikhtiar spiritual dalam mempererat ukhuwah Islamiyah.

Selain itu, Hergun – sapaan karib Heri Gunawan – menyerahkan uang pembinaan untuk peningkatan fasilitas pondok pesantren, khususnya guna mendukung pengadaan sound system dan perbaikan kelistrikan, agar aktivitas pembelajaran dan kegiatan keagamaan di pesantren dapat berjalan lebih optimal.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Hergun turut memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan jompo, serta menyalurkan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di lingkungan sekitar pesantren.

“Kegiatan ini merupakan ikhtiar kami untuk terus merajut silaturahmi sekaligus berbagi manfaat. Semoga doa bersama, pengajian, dan bantuan yang diberikan dapat membawa keberkahan bagi semua,” ujar Hergun di sela kegiatan.

Sementara itu, Koordinator Relawan Manuk Dadali Dapil V Kabupaten Sukabumi, Yayan Karyani, menyampaikan bahwa program ini mencerminkan komitmen Heri Gunawan dalam menghadirkan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Tidak hanya hadir bersilaturahmi, Pak Heri Gunawan juga memberikan perhatian nyata melalui dukungan kegiatan keagamaan, bantuan fasilitas pesantren, santunan sosial, dan paket sembako. Relawan Manuk Dadali siap terus mendukung kegiatan-kegiatan kemasyarakatan seperti ini,” ungkap Yayan.

Ny. Kartini Gunawan tampak aktif berbaur dengan para santri, anak yatim, serta kaum ibu, memberikan motivasi dan semangat agar terus menanamkan nilai-nilai keimanan, kepedulian, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pimpinan Ponpes Rawasyibyan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia berharap kegiatan doa bersama dan pengajian seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi pesantren serta masyarakat sekitar.

Program “Merajut Tali Silaturahmi, Menggapai Ridho Ilahi” direncanakan akan berlanjut ke sejumlah titik lainnya di wilayah Sukabumi sebagai bagian dari upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah, kepedulian sosial, dan kedekatan wakil rakyat dengan masyarakat.

Redaktur: Ujang Herlan 

Heri Gunawan Berbagi Bersama Ribuan Yatim dan Jompo di Masjid Agung Ciracap Sukabumi

 


Anggota DPR RI Heri Gunawan kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan melalui program yang bertajuk Merajut Silaturahmi, Menggapai Ridho Illahi. 

Dalam kegiatan tersebut, ribuan paket sembako disalurkan kepada anak yatim piatu dan lansia. Penyaluran bantuan dipusatkan di Masjid Agung Natadipura, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (27/12/2025). 

Kehadiran Ketua DPP Partai Gerindra itu disambut alunan rebana yang menambah nuansa religius dan khidmat. Heri Gunawan hadir didampingi sang istri, Ny. Kartini Gunawan, serta Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Asep Rizwan.

Selain membagikan sembako, Hergun juga memberikan uang pembinaan kepada sejumlah grup qosidah sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian seni budaya Islami. Suasana haru dan penuh kehangatan terlihat saat anak-anak yatim piatu dan para lansia menerima bantuan secara langsung. 

Wajah syukur terpancar dari para penerima manfaat yang merasakan langsung kepedulian tersebut. Hergun menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar merawat hubungan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan ini bukan semata berbagi materi, tetapi bagaimana kita terus merawat silaturahmi dan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga menjadi amal kebaikan dan mendapat ridho Allah SWT,” ujar Hergun.

 Sementara itu, Ny. Kartini Gunawan menekankan pentingnya kepedulian berkelanjutan terhadap anak yatim dan lansia.

“Anak-anak yatim dan para jompo adalah tanggung jawab kita bersama. Sedikit yang kita berikan, insya Allah sangat berarti bagi mereka. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan menumbuhkan empati di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Asep Rizwan atas konsistensi Heri Gunawan dalam kegiatan sosial.

“Kegiatan seperti ini sangat dirasakan manfaatnya. Ini bukan sekadar bantuan, tetapi bukti nyata kehadiran wakil rakyat di tengah-tengah rakyatnya,” kata Asep Rizwan.

a berharap program serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai wilayah karena dinilai mampu memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendukung aktivitas keagamaan di tingkat lokal. Antusiasme masyarakat pun terlihat tinggi, dengan harapan aksi sosial ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi banyak pihak di Kabupaten Sukabumi


Serap Aspirasi Warga Ciracap, Heri Gunawan Gelar Safari Berbagi di Masjid Agung Natadipura

 


SUKABUMI – Anggota DPR RI Heri Gunawan kembali turun langsung ke tengah masyarakat dalam kegiatan Safari Berbagi yang digelar di area Masjid Agung Natadipura, Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari penutup rangkaian aktivitas akhir tahun 2025 sekaligus momentum penting untuk menyerap aspirasi warga secara langsung.

Politisi yang akrab disapa Hergun tersebut tidak hanya menyalurkan 300 paket sembako kepada kaum jompo dan anak yatim piatu, tetapi juga memanfaatkan pertemuan tersebut sebagai ruang dialog terbuka dengan unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

“Berbagi ini hanya pintu masuk. Yang terpenting justru bagaimana kita bisa bertemu, duduk bersama, dan mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar Heri Gunawan kepada  Sukabumiku.id.


Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Heri Gunawan menerima sejumlah aspirasi, salah satunya terkait kondisi aula Kecamatan Ciracap yang mengalami kerusakan akibat keterbatasan anggaran. Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh pihak kecamatan dan menjadi perhatian serius untuk ditindaklanjuti.

“Tadi Pak Camat menyampaikan soal aula kecamatan yang kondisinya sudah jebol. Hal-hal seperti ini penting didengar langsung. Kita ngobrol santai sambil ngopi, tapi substansinya tetap serius,” tuturnya.

Heri Gunawan menegaskan, kegiatan seperti ini merupakan bagian dari komitmennya sebagai wakil rakyat untuk hadir, mendengar, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, bukan sekadar agenda seremonial. Ia menyebut, penyerapan aspirasi justru menjadi ruh utama dari setiap kegiatan sosial yang ia lakukan.

Safari Berbagi kali ini turut dihadiri oleh Ny. Kartini Gunawan, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Asep Ridwan Efendi, unsur Forkopimcam Ciracap, pengurus DKM Masjid Agung Natadipura, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga.

Hergun juga mengungkapkan bahwa kegiatan sosial dan penyerapan aspirasi telah menjadi rutinitas yang dijalankannya selama lebih dari 15 tahun, termasuk agenda bulanan di Rumah Aspirasi yang secara konsisten menyasar anak-anak yatim.

“Di Rumah Aspirasi itu rutin tiap bulan. Ini sudah berjalan lama, jadi bukan kegiatan dadakan. Kita memang ingin terus dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Terkait jumlah bantuan, Heri Gunawan menegaskan tidak ada kuota baku. Penyaluran disesuaikan dengan kondisi di masing-masing daerah pemilihan.

“Enggak ada target angka. Di Ciracap 300 paket, sebelumnya di Pelabuhan Ratu juga 300. Total sekarang sekitar 1.200 paket. Yang penting niatnya berbagi dan hadir,” katanya.

Heri Gunawan, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, saat kunjungan di Masjid Agung Natadipura Kecamatan Ciracap, Sabtu (27/12/2025). Foto: Sukabumiku.id

Ke depan, Safari Berbagi sekaligus penyerapan aspirasi ini akan dilanjutkan ke sejumlah wilayah lain di Kota dan Kabupaten Sukabumi, meliputi Dapil 5, sebelum ditutup di Sekretariat Rumah Aspirasi Indonesia (RAI) Heri Gunawan di Kota Sukabumi.

“Intinya, akhir tahun ini kita isi dengan hal-hal positif. Silaturahmi tetap terjaga, masyarakat terbantu, dan aspirasi bisa kita dengar langsung,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut kembali menegaskan komitmen Heri Gunawan sebagai wakil rakyat yang tidak hanya hadir saat pemilu, tetapi terus menyapa, mendengar, dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat Sukabumi.

Soroti Mafia Tanah dan Pungli, Hergun Minta Ombudsman Perkuat Pengawasan



Anggota Komisi II DPR RI, Heri Gunawan, mendorong Ombudsman Republik Indonesia (ORI) untuk terus mengawal aduan masyarakat terkait persoalan pertanahan yang masih marak terjadi, khususnya di Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, peran pengawasan Ombudsman penting agar setiap kasus mendapat perhatian publik dan penyelesaiannya dapat dipercepat.

Heri Gunawan yang akrab disapa Hergun menegaskan bahwa Ombudsman memiliki fungsi strategis dalam menerima dan menindaklanjuti laporan dugaan maladministrasi pelayanan publik, mulai dari penyimpangan prosedur, penundaan layanan, penyalahgunaan wewenang, hingga pungutan liar dan konflik kepentingan.

“Kami berharap Ombudsman lebih fokus menjalankan kewenangannya. Meski saat ini masih bersifat administratif, jalani dulu secara maksimal. Ke depan, kami berharap kewenangannya bisa diperkuat,” ujar Politisi Fraksi Partai Gerindra itu, Kamis (11/12/2025).

Hergun menyebut Ombudsman sebagai “polisi pelayanan publik” yang berperan membela hak masyarakat saat menerima pelayanan yang tidak semestinya dari penyelenggara negara maupun badan publik lainnya.

“Kewenangan Ombudsman memang sebatas rekomendasi, tetapi kami berharap pengawasan terhadap aduan pungli, lambannya pelayanan, hingga praktik mafia tanah bisa dilakukan lebih optimal,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Kantor Wilayah BPN Sumatera Utara, dan Ombudsman RI agar persoalan pertanahan dapat ditangani secara serius dan berkelanjutan.

“Kami ingin antar-lembaga saling mengisi dan berkomunikasi lebih baik agar penyelesaian kasus bisa berjalan lebih cepat,” katanya.

Selain itu, Legislator Dapil Jawa Barat IV tersebut menyoroti dampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Ia menilai penataan ruang perlu dikaji ulang agar lebih adaptif terhadap risiko bencana.

“Bencana yang terjadi harus menjadi momentum untuk mengoreksi penataan lahan ke depan. Koordinasi antara Pemkab Deli Serdang dan Kanwil BPN Sumut juga perlu diperkuat,” pungkasnya.

Hergun berharap, dengan pengawasan dan sinergi lintas lembaga, persoalan pertanahan di Sumatera Utara dapat diselesaikan secara komprehensif dan tidak lagi merugikan masyarakat.

Heri Gunawan Dorong Penguatan Tata Ruang dan Penyelesaian Konflik Pertanahan di Tangerang Selatan



Tangerang Selatan, 5 Desember 2025 — Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Gerindra, Heri Gunawan, menghadiri Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI ke Kantor BPN Kota Tangerang Selatan dalam rangka mendalami persoalan pertanahan dan tata ruang yang selama ini menjadi isu strategis di wilayah perkotaan yang berkembang pesat.

 Kunjungan kerja ini dipusatkan di Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan, dan dihadiri Kepala Kantor BPN Tangsel, Kakanwil BPN Banten, serta pejabat Kementerian ATR/BPN. Komisi II DPR RI menggali langsung berbagai persoalan mulai dari tata ruang, percepatan sertifikasi tanah, hingga penanganan sengketa dan mafia tanah.

Tata Ruang Tangsel Masih Hadapi Banyak TantanganD

Dalam pertemuan tersebut, Heri Gunawan menyoroti pentingnya sinkronisasi antara rencana tata ruang dengan arah pembangunan daerah. Kota Tangerang Selatan merupakan wilayah dengan pertumbuhan penduduk dan pembangunan yang sangat cepat, sehingga rawan terjadi alih fungsi lahan, penyempitan ruang terbuka hijau, hingga tekanan terhadap daya dukung lingkungan.

“Pertumbuhan kota yang pesat harus diimbangi dengan tata ruang yang jelas, konsisten, dan ditegakkan. RDTR dan RTRW wajib menjadi pedoman utama agar pembangunan tidak menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat,” ujar Heri.

Komisi II turut mencermati kebutuhan penguatan pengendalian pemanfaatan ruang, terutama pada kawasan yang bersinggungan dengan proyek strategis nasional seperti pengembangan MRT Jakarta–BSD dan pembangunan jaringan jalan tol.

Rentetan Konflik Pertanahan Jadi Sorotan

Heri Gunawan juga menegaskan bahwa penyelesaian konflik pertanahan harus menjadi prioritas BPN. Di Tangerang Selatan, sengketa lahan kerap muncul dan bahkan beberapa kasus telah menyita perhatian publik.  

Dalam bahan kunjungan kerja, tercatat sejumlah konflik seperti:

• klaim ahli waris atas bidang tanah aset daerah, 

• sengketa lahan BMKG dengan kelompok masyarakat, 

• kasus dugaan perampasan tanah Letter C 428 yang berkaitan dengan pembangunan Bintaro Xchange.

“Penanganan sengketa pertanahan harus dilakukan transparan, profesional, dan berpihak pada kepastian hukum. Negara wajib hadir untuk mencegah praktik mafia tanah yang merugikan masyarakat,” tegas Heri.

PTSL, HGB–HPL, dan Layanan Digital Jadi Fokus Perbaikan

Komisi II turut meminta penjelasan mengenai capaian dan kendala program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang secara nasional mulai memasuki tahap penyelesaian akhir.

Selain itu, isu tentang perpanjangan HGB, pengelolaan HPL, serta potensi tumpang tindih izin lahan di Tangerang Selatan menjadi materi pembahasan utama, mengingat kota ini merupakan wilayah penyangga ibu kota dengan intensitas pembangunan yang tinggi.

Heri menekankan pentingnya digitalisasi layanan pertanahan seperti Sentuh Tanahku, sertifikat elektronik, hingga integrasi data pertanahan dan tata ruang untuk mempercepat layanan publik.

Komisi II Dorong Kolaborasi Pemda–BPN Atasi Sengketa

Melalui kunjungan ini, Komisi II DPR RI meminta BPN Tangsel memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam percepatan sertifikasi, integrasi data pertanahan, penyusunan tata ruang, serta penyelesaian berbagai konflik warga dan pengembang.

“Kolaborasi dan koordinasi lintas instansi adalah kunci. Semakin kuat sinergi, semakin kecil potensi sengketa pertanahan di kemudian hari,” kata Heri.

Harapan untuk Kepastian Ruang dan Lahan yang Lebih Baik

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi momentum perbaikan tata kelola pertanahan dan tata ruang di Tangerang Selatan, sekaligus memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran dan berpihak pada masyarakat.

Heri Gunawan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan dan persoalan pertanahan sebagai bagian dari tugas konstitusional Komisi II DPR RI.